Oleh: slamblast | Agustus 29, 2008

Memahami Diri Sendiri

Apakah anda dapat memahami diri sendiri? Jika jawaban anda “ya”, bisakah menyebutkan semua kelebihan dan kekurangan yang anda punya? Tulislah dalam secarik kertas. Kemudian, lihatlah hasilnya. Manakah yang lebih banyak? Kelebihan atau Kekurangan anda?

Jika hasilnya antara 100% – 80% lebih baik, maka anda belum memahami diri anda sendiri, tetapi anda sangat menyayangi diri anda sendiri lebih dari apapun.

Jika hasilnya antara 80% -60% lebih baik, berarti anda sudah memahami diri anda walaupun mungkin belum sepenuhnya.

Jika hasilnya 50% Baik – 50% Buruk, berarti anda mampu melihat segala sesuatu secara seimbang baik kelebihan maupun kekurangan

Jika hasilnya antara40% – 20% lebih baik (Baik<Buruk), maka anda melihat segala sesuatu yang dengan segala pertimbangan (cenderung ragu – ragu) dan menganggap bahwa kesalahan yang terjadi penyebebnya adalah anda.

Jika hasilnya kurang dari 20% Baik, berarti anda terlalu menyalahkan diri dan keadaan anda yang sekarang dan cenderung tidak menyukai kehidupan yang anda jalani sekarang.

Memahami diri sendiri itu gampang gampang susah….

Jika ingin memahami diri anda sendiri, anda dapat bertanya pada orang – orang terdekat anda karena terkadang kita tidak dapat merasakan apa orang lain rasakan pada diri kita. Sehingga kita dapat mengetahui seperti apa diri kita dimata orang lain.

Nah, setelah anda memahami diri anda sendiri, anda dapat membentuk diri anda agar menjadi lebih baik.

“Jika Ingin Membetulkan Mobil, Kita Harus Tahu Apa Yang Rusak Dan Bagaimana Cara Membetulkannya”

*Cara Ini adalah buatan saya sendiri, jadi kalo ada yang salah mohon dimaafkan dan silakan diberi kritik untuk bahan referensi kedepannya, thx. – slamblast*

Oleh: slamblast | April 13, 2008

Melampaui Batas Keterbatasan

Keterbatasan atau kekurangan yang ada dapat membuat kita merasa minder, takut, malu, dan putus asa. Namun, jika kita bisa menerima diri kita apa adanya dan berusaha mengembangkan potensi yang ada semaksimal mungkin, maka hal yang terlihat sangat mustahil pun bisa dilaksanakan.

Berikut ini adalah link yang bisa memberikan inspirasi untuk kita bersama:
1. Berbagi Dalam Keterbatasan.
2. From Zero To Hero.
3. Programer dan Dosen Komputer Yang Polio Sejak Bayi.

Janganlah kita menjadi orang yang lemah, cepat putus asa, pesimistis, dan tidak tahan banting.
Asalkan kita tekun berusaha, rajin bekerja, jujur, tegar, optimistis, sabar, dan terutama rajin beribadah, pasti semua ada jalan keluar yang sesuai untuk setiap masalah.

“Tidak Ada Hal Yang Mustahil Jika Seturut Kehendak-Nya”

..end.

Oleh: slamblast | April 12, 2008

Batasan

Dalam kehidupan, tidak jarang kita dihadapkan pada masalah-masalah yang sulit dan mungkin kita berpikir bahwa masalah yang kita hadapi sudah melewati batasan diri kita sendiri. Tetapi, siapakah yang menentukan batasan yang ada dalam diri kita?? Mengapa batasan itu menjadi ada?? Dan apakah mungkin kita melewati batasan itu??

Pertanyaan-pertanyaan ini sesungguhnya hanya mengacu pada satu jawaban, yaitu diri kita sendiri. Batasan-batasan itu dapat terjadi karena diri kita sendiri yang mengaturnya, kita merasa diri kita kecil (rendah diri) dan tidak mampu sehingga terjadilah batasan tersebut.

Pada kenyataannya, dalam keadaan terdesak, hal yang kita anggap tidak mungkin dilakukan pun dapat menjadi mungkin. Hal itu pun dapat terjadi karena kita sesungguhnya kita memiliki kemampuan untuk melakukannya walaupun harus berusaha sekuat tenaga.

Apakah kita sudah melewati batasan diri kita???
Jawabannya adalah TIDAK. Kita hanya telah melewati batasan yang kita buat dan bukanlah batasan diri.
Oleh karena itu janganlah kita membuat batasan pada diri kita sendiri dan berusahalah mengembangkan semua potensi yang ada.

Jika Orang Lain Bisa, Saya Pun Harus Bisa!!!
Hal inilah yang harus kita pegang selalu.

..end.

Oleh: slamblast | April 6, 2008

FITNA (Tanggapan)

Film “FITNA” oleh Geert Wilders mengundang banyak reaksi dari masyarakat baik muslim maupun non muslim, berbagai pendapat dikeluarkan untuk menanggapi film buatan Belanda itu.
Pemerintah Indonesia sendiri melarang peredaran film tersebut di Indonesia, bahkan sempat terdengar kabar bahwa pemerintah Indonesia ingin memblokir salah satu situs yang menayangkan film “FITNA” ini (You Tube), sehingga masyarakat Indonesia tidak dapat mengakses situs You Tube lagi.

Tetapi, apakah ini merupakan jalan keluar yang terbaik???

Sebagai orang awam yang “Netral”, saya tidak setuju jika situs You Tube harus di-blokir untuk masyarakat Indonesia hanya karena penayangan film “FITNA” di You Tube, karena situs You Tube hanya merupakan situs dimana setiap orang dapat mengupload berbagai macam video tanpa batasan yang jelas. Namun, proteksi yang dibuat You Tube cukup baik dan menunjang.
Apalagi jika ingin mengakses video seperti “FITNA”, setiap orang yang mengakses video ini harus menjadi anggota terlebih dahulu dan menyatakan kalau mereka yang mengakses video tersebut sudah cukup umur. Hal ini dimaksudkan agar mereka yang melihat video tersebut sudah cukup umur sehingga mereka dapat menilai sendiri kebenaran video tersebut.
Selain itu, situs You Tube juga dapat dikatakan sebagai sumber informasi (pendidikan, budaya, sosial, agama, dll)terlengkap berupa video.

**Apakah bijak, jika hanya karena ingin membunuh satu tikus, kita harus membakar satu rumah???**

Apalagi dengan tindakan frontal, seperti memblokir / menuntut pemilik situs tersebut.
Bukankah kita akan menjadi orang yang tidak berbudi dan bermoral sepeti yang ada pada video itu?

Sebagai orang yang “netral” saya lebih menyarankan agar kita tetap menjadi diri sendiri apa adanya.
Jika kita ingin menyatakan suatu kebenaran, lakukan dengan tindakan tetapi bukan dengan “kekerasan”. Sehingga bukan kita-lah menyatakan bahwa diri kita benar, tetapi orang lain-lah yang akan menyatakan bahwa diri kita benar karena “perbuatan”.

Bagaimana pendapat anda???

Oleh: slamblast | April 4, 2008

Salah Paham

Salah paham dalam kehidupan sehari-hari merupakan suatu hal yang sering terjadi, kadang kita salah mengartikan maksud dari orang lain dan kadang orang juga salah mengartikan maksud dari kita.

Mengapa terjadi kesalah pahaman??

Kesalah pahaman dapat terjadi karena berbagai faktor, antara lain: faktor cara bicara kita yang ternyata dapat diartikan ganda, faktor dari perasaan orang lain terhadap kita, faktor ketidak jelasan dalam berbicara atau mendengarkan, dll.

Dengan adanya faktor-faktor ini, kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk menghindarinya karena orang yang salah paham terhadap kita, mungkin akan merasa kesal, sedih, tidak diperhatikan, tersinggung, dll sehingga dapat berujung pada perselisihan yang tidak kita harapkan.

Oleh sebab itu, jika kita merasa diri kesal / tersinggung janganlah kita langsung menjadi marah, karena mungkin saja itu hanya sebuah kesalah pahaman.

Dan jika kita merasa orang yang kita ajak bicara telah salah paham kepada kita, sebaiknya kita bertindak (mengkonfirmasi ulang perkataan kita) untuk menghindari kesalahpahaman.

Karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

..end.

Oleh: slamblast | April 3, 2008

Kekuatan

Apa itu kekuatan? Dari mana munculnya kekuatan? Kekuatan apa yang dibutuhkan?

Kekuatan merupakan suatu daya upaya yang dimiliki setiap makhluk dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kekuatan bukanlah selalu berarti kekerasan, melainkan kekuatan yang tumbuh dan berkembang seiring dengan perkembangan manusia itu sendiri. Kekuatan yang ada dalam diri kita bergantung pada berbagai macam faktor yang mempengaruhi. Faktor – faktor tersebut diantaranya adalah kesehatan, lingkungan, pergaulan, pekerjaan (usaha), prinsip diri, dll. Secara garis besar, kekuatan dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu kekuatan fisik dan kekuatan mental.

Kekuatan fisik dapat dilihat secara kasat mata dan untuk memiliki kekuatan fisik kita harus berolah raga. Tetapi beda halnya dengan kekuatan mental. Kekuatan mental merupakan sesuatu yang bersifat abstrak dan tidak dapat dijelaskan. Cara untuk memperoleh kekuatan mentalpun tidak sama bagi semua orang, karena pada dasarnya kekuatan mental didapatkan dari pengalaman, perjalanan hidup, didikan keluarga, didikan sekolah, dll. Oleh karena itu, tidak ada tolok ukur yang pasti dalam menentukan kekuatan mental seseorang

Manakah yang lebih baik;

Memiliki Kekuatan Pikiran (Kepintaran) ? Atau Kekuatan Fisik?

Pada kenyataan hidup, kedua kekuatan ini sangatlah kita butuhkan. Kita akan sulit untuk bertahan hidup hanya dengan kepintaran tanpa kesehatan, ataupun sebaliknya karena kedua hal ini saling mendukung dan menopang satu sama lain.

Jadi,,, selain kita harus belajar, kita juga harus rajin berolah raga supaya kita tetap sehat selalu.

..end.

Oleh: slamblast | April 2, 2008

Kebimbangan Mengambil Keputusan

Dalam hidup kita sehari-hari, rasa bimbang dan ragu untuk bertindak adalah sesuatu yang wajar. Jika kita diharuskan untuk memilih beberapa keputusan yang sulit, kadang kita menjadi ragu dan takut untuk memilih dengan berbagai alasan. Perasaan kita menjadi bercampur aduk dengan segala masalah yang ada.

Kita memang tidak boleh terburu-buru dalam mengambil keputusan, setiap keputusan yang kita ambil harus kita pertimbangkan matang-matang karena apapun keputusan kita ambil pasti akan memberikan suatu dampak.

Tetapi, rasa ragu dan bimbang itu dapat membuat kita menjadi bingung dan takut untuk melangkah lebih jauh sehingga kita tidak akan berkembang.

Yakinlah pada setiap keputusan yang kita ambil dengan berbagai pertimbangan yang ada dan janganlah merasa bimbang karena baik buruknya keputusan yang diambil, itu adalah keputusan kita sendiri. Dan janganlah kita merasa ragu atas keputusan yang kita ambil karena mungkin keputusan itu sudah tidak dapat dirubah kembali.

Tetapi, akan lebih bijaksana apabila kita meminta nasihat kepada teman, saudara, orang tua, dan kerabat dalam mengambil keputusan agar kita menjadi lebih yakin kepada keputusan yang akan diambil.

..end.

Oleh: slamblast | April 1, 2008

Senda Gurau (Lelucon)

Dalam kehidupan, tidak jarang kita merasa sedih, bosan, diabaikan, dikucilkan, dll. Kehidupan yang demikian tentu akan membuat kita tidak semakin terpuruk dan tidak memiliki semangat untuk beraktivitas.

Cara untuk mengurangi rasa sedih, bosan, diabaikan, dll adalah dengan memberi mereka perhatian lebih. Salah satu cara untuk memberikan perhatian adalah dengan lelucon /bercanda yang tidak menyinggung hati. Dengan bercanda, rasa sedih yang dimiliki akan berkurang. Selain kita dapat mempererat hubungan, kita juga dapat mengobati hati orang lain. Dan siapa tahu kita dapat memberikan jalan keluar yang terbaik untuk masalah mereka.

BTW, Hari ini adalah APRIL MOP

Marilah kita ceriakan hati yang bersedih dengan canda dan lelucon yang menyenangkan agar hati mereka menjadi ceria dan bahagia.

..end.

Oleh: slamblast | Maret 31, 2008

Kejenuhan

Dalam kehidupan yang monoton setiap harinya, tidak jarang rasa kejenuhan itu muncul. Apalagi jika ditambah dengan adanya kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,maka kejenuhan akan semakin bertambah dan bertambah. Kita akan merasa sangat bosan dengan hidup kita.

Namun, jika kita bisa melihat hikmah di balik itu semua, maka perasaan kita akan lebih baik. Janganlah kita menyalahkan hidup kita yang tidak menarik, tetapi berusahalah untuk membuat hidup kita menjadi menarik dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan diri sendiri (yang positif), seperti berbelanja, main, makan es-krim (hehe..), dll. Maka kebosanan anda mungkin dapat berkurang, sehingga hidup menjadi bersemangat kembali.

Janganlah kita menjadi murung dan cemberut, tersenyumlah maka suasana hati kita akan ikut terbawa untuk menjadi lebih baik. Senyum adalah permata hidup, jika setiap orang tersenyum dunia ini akan menjadi tempat sangat nyaman untuk dihuni.

..end.

Oleh: slamblast | Maret 30, 2008

Keberanian dan Kebenaran

Hal apa yang dapat membuat kita berani? Mengapa kita berani?

Keberanian sangat didasarkan pada hati, prinsip diri, dan kebenaran. Seseorang akan timbul keberanian jika mereka tahu bahwa apa yang dilakukan itu benar. Tetapi, kebenaran itu janganlah merupakan kebenaran yang sepihak dari individu atau kelompok tertentu.

Tidak jarang dari kita merasa bahwa apa yang kita lakukan sudah benar dengan berbagai macam dalih yang muncul, tetapi lihat tindakan kita sendiri berdasarkan hati nurani dan pandangan dari orang lain. Maka hal itu merupakan kebenaran yang sebenarnya dan kita harus berjuang untuk mempertahankan kebenaran tersebut.

NAMUN,

Keberanian tidak sama dapat disama-artikan dengan pembangkangan atau pemberontakan.

Untuk memperjuangkan kebenaran, dapat kita lakukan dengan berani berpendapat dan bertindak dengan cara diplomatik dan bukan dengan kekerasan, karena kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah dan hanya akan memperkeruh masalah itu sendiri.

..end.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori